Rabu, 19 Desember 2012

Surabaya Real Estate Dot Com Tips dan Properti Review

Jika anda akan membeli rumah ada baiknya lihat review dari www.surabayarealestate.com www.surabayarealestate.com merupakan portal berita properti di Surabaya dan akan terus dikembangkan di kota besar lainnya seperti Jakarta, Bandung Semarang Jogjakarta Denpasar dan kota besar lainya di Indonesia.
Tampilan header Jembatan Suramadu di malam hari.

Menu utama :
  • Beranda / Home
  • Profil
  • Event
  • Berita
  • Galeri Foto
  • Hubungi Kami 
Halaman Submenu Berita  :
  • Gresik
  • Malang
  • Serba Serbi PRoperti
  • Sidoarjo
  • Surabaya Barat
  • Surabaya Pusat
  • Surabaya Selatan
  • Surabaya Timur
  • Surabaya Utara 
Meskipun masih baru Surabaya Real Estate sudah menampilkan berita cukup lumayan
infonya kedepan akan menjadi developer index..

Kita harapkan semoga Surabaya Real Estate  dot com akan menambah informasi seputar perumahan pengembang di Indonesia sehingga memudahkan dalam memutuskan pembelian rumah.


Solusi Tepat untuk Tagihan Telepon Bengkak

Bosan ganti-ganti nomor agar hemat pulsa ? lawan bicara pakai nomor X, ganti pakai nomor  Xabcxxx,  lawan bicara pakai nomor Y ganti pakai nomor Yabcxxx.

Bagi anda yang ingin menghemat tagihan telepon kantor atau usaha , berikut solusi tepat dari Ceria Business Solution.
    HEMAT Sampai dengan 60 %







CERIA Business Solution dari  PT. Sampoerna Telekomunikasi Indonesia
Keunggulan :
  • Tanpa biaya investasi terminal dipinjamkan =  Rp 0,- 
  • Compatible dengan peratalan PABX di kantor / perusahaan
  • Gratis biaya pemasangan/ installasi
  • Tanpa Biaya Abodemen / Gratis Abodemen
  • Maintenance full service - Free of Charge alias Gratis.
  • Tidak amerubah setting pengguna di extension  PABX, pakai seperti biasanya
  • Jenis terminal menyesuaikan kebutuhan : terminal untuk PABX maupun single FWT.
  • Tarif per detik real time, tidak ada pembulatan.
  • Coverage mulai dari Lombok - Bali- Jawa- Madura - Sumatera ( Lampung, Palembang-Jambi - Riau - Medan)
  •  
Sudah banyak pengguna membuktikan.  Tunggu Apalagi...  sekrang giliran Anda buktikan sendiri: 
Hubungi  Hanif  di : 08283004621 atau email : mhaniifs@yahoo.com

Terbuka kesempatan menjadi Sales Agent..  hubungi 08283004621



Rabu, 21 November 2012

Musim Hujan Tiba Waspadai Banjir #Surabaya

Memasuki bulan November  2012 Surabaya mulai diguyur hujan. Dengan semakin pesatnya pertumbuhan perumahan baru di  Surabaya dan sekitarnya semakin mengurangi luas daerah resapan air. Kami akan kupas sedikit mengenai pertumbuhan perumahan baru di Surabaya Timur-Selatan mulai dari GunungAnyar sampai Kenjeran.
Sebelah timur Gunung Anyar berdiri perumahan seperti: Taman Rivera, Gunungannyar Regency, Tirto Agung Kavling, Wisma Indah (perumahan lama) Wisma Gununganyar. Kavling Medokan Tambak, Medokan Sawah, Graha Semanggi Residence, Griya Wonorejo. Terus kearah utara di sekitar Keputih berdiri perumahan Sukolilo Dian Regency apartemen dan perumahan.  Laguna Pakuwon, Kenjeran Park,  Pantai Mentari. Perumahan Babatan Indah (Cluster Baru / mulai dijual sekitar bln Oktober’12).
Hampir semua lokasi tesebut adalah daerah potensial penampung air jika hujan tiba. Dengan berubahnya fungsi peruntukan menjadi perumahan maka efeknya di beberapa area akan menjadi penampung air baru, dengan asumsi lebih rendah. Kali di samping jalan Arif Raman Hakim berpotensi meluap, demikian juga dengan kali di samping jalan Mulyorejo dan Kalijudan. Pembangunan jalan MERR di depan Stikom ke arah Gununganyar membuat area Kedung Asem akan terkonsentrasi air dalam jumlah yang tidak wajar dari biasanya. Kali kecil di samping perumahan Nirwana mengecil karena dibuat jalan tersebut, sehingga pembuangan air di Kedung Asem akan mengalir melalui sungai disebelah selatan STIKOM. Pantauan kami, kali tetap dibuatkan saluran di bawah jalan MERR lebarnya tidak seberapa dan jumlahnya hanya satu sehingga tidak sebanding dengan debit air yang dialirkan. Sedangkan daerah Rungkut Asri, Rungkut Tengah, Gununganyar  dan UPN relatif aman dari banjir karena lokasinya sudah cukup tinggi.
Rumah pompa di ujung kali Kalijudan  (persis di jalan Raya Kenjeran / samping Auto 2000 ) sering tidak mampu membuang air dengan cepat, efeknya di sekitar jalan Kalijudan 10 meluber menuju perumahan Babatan Indah. Kawasan Perumahan Galaxy Permai cukup aman dari banjir karena urukan tinggi.
Kawasan ITS, Universitas Putra Bangsa, Universitas Hangtuah akan menjadi daerah rawan banjir karena lokasi rendah setelah daerah sekelilingnya diurug. Kawasan ITATS dan Universitas Narotama relatif aman, tapi jalan di depan kedua universitas tersebut rawan tergenang air.
Perlu adanya insentif dari pemerintah kota Surabaya agar daerah resapan air tidak terus berkurang, misalnya dengan menaikan pajak tanah perumahan dan menggratis kan pajak sawah-sawah, tambak karena memberi manfaat bagi warga lainnya terutama menjadi daerah penampung air saat musim hujan tiba. Subsidi silang!
Source: http://pasarsurabaya.wordpress.com

Jumat, 10 Agustus 2012

Jeritan Zainudin - Sopir Pribadi Dahlan Iskan


”Saat itu waktu sudah menunjukan lewat jam 12 malam, namun yang saya kendarai masih harus berjuang menembus jalan sempit yang diselimuti kegelapan malam pedalaman Jawa Barat.”
“Sambil mengemudi, saya lihat melalui kaca spion Bapak sedang tertidur di kursi tengah. Sepertinya dingin angin malam yang berhembus melewati celah kecil jendela mobil yang dibuka mampu meninabobokan Bapak.
Memang sebelumnya Bapak meminta agar AC mobil dimatikan saja untuk menghemat pemakaian , toh udara malam pegunungan Jawa Barat yang berhembus ke dalam mobil sudah lebih dari cukup untuk mendinginkan suhu kabin mobil yang kami tumpangi.”
“Bapak memang harus pintar-pintar mencari celah waktu untuk beristirahat. Hari ini saja, sudah enam agenda kerja yang Bapak selesaikan di enam tempat yang berbeda. Perjalanan menuju tempat kegiatan ketujuh ini Bapak gunakan untuk tidur.
Kalau Bapak memilih tidur beristirahat selama perjalanan, maka biasanya saya memilih beristirahat tidur di mobil sambil menunggu Bapak menyelesaikan kegiatannya.
Berbeda dengan majikan-majikan lain yang segera menelepon sopirnya masing-masing memberi perintah untuk merapat menjemput, maka Bapak lebih sering berkeliling tempat parkir mencari mobilnya. Setelah ketemu, dengan tenang bapak akan membangunkan saya sambil bertanya apakan saya masih mengantuk. Jika saya masih mengantuk, dengan senang hati Bapak akan mengambil alih kemudi mobil. Tidak jarang Bapak malah yang menyupiri saya.”
“Di kegelapan malam itu mobil terpaksa saya pacu lebih kencang larinya karena harus mendaki sebuah tanjakan yang sangat terjal. Ketika mobil sedang mendaki dengan kecepatan tinggi, tiba-tiba jalan berbelok tajam ke kiri. Kecepatan mobil terlalu cepat untuk berbelok tajam secara mendadak! Bila dipaksakan juga, bisa-bisa mobil akan terguling!!! Secara reflek segera saya injak pedal rem dalam-dalam!!! Decitan suara ban bergesekan dengan tanah melengking memecah kesunyian malam mengalahkan takbir yang saya teriakan dalam kepanikan saya”.
“Mobil Alphard yang saya kendarai mengayun keras karena direm secara mendadak, tubuh saya pasti terhempas keras menghantam kemudi bila tidak tertahan sabuk pengaman yang mencengkram erat pinggang dan pundak saya”.
“Jantung berdebar kencang… Segera saya melirik kaca spion melihat keadaan Bapak yang tadi tertidur di kursi penumpang belakang…. Jantung yang tadinya berdebar kencang mendadak sontak terhenti ketika saya lihat semua kursi penumpang dalam keadaan kosong… Di mana Bapak??!!”.
“Abaaaaah!!!
Tidak sadar saya berteriak panik memanggil bos besar saya sambil mencari keberadaannya.”
“Terbayang hukuman keras macam apa yang akan mendera saya apabila sampai ada sesuatu yang menimpa Bapak akibat kesalahan dan keteledoran saya.
Bapak dikenal luas sebagai pimpinan yang tegas dan keras. Jangankan karyawan kecil seperti saya, direktur petinggi perusahaan yang dulu Bapak pimpin pun tidak luput dari pemecatan sekaligus dilaporkan ke Kepolisian ketika ketahuan menyalah gunakan wewenang. Bahkan adik kandung kesayangannya pun Bapak pecat tanpa pesangon karena tidak bisa memenuhi standar kerja yang Bapak terapkan.
Namun apapun hukumannya, seberat apa pun itu, tidak akan mampu mengalahkan perasaan bersalah saya sendiri.
Saya tidak akan mungkin mengampuni dan memaafkan diri saya sendiri apabila sampai terjadi sesuatu menimpa Bapak karena kelalaian saya… Apalagi jika Bapak sampai…”
“….ABAAAAAAH !!! Teriakan keras saya seakan menggambarkan kepanikan, ketakutan, sekaligus penyesalan saya”.
“Tiba-tiba terdengar suara tanpa terlihat dari mana sumbernya… Sudah, sudah, tenang, tenang, anda tenang saja. Saya tidak kenapa-napa kok, ini saya cuma jatuh dari kursi saja. Ga kenapa-napa… Begitu suara yang saya dengar.”
Saya melihat ke bawah, Bapak tampak ngejoprak di lantai mobil tertutup jaket, baju, dan kertas-kertas yang bertebaran”.
“Bapak berkata lagi… Anda tenang saja, saya tidak apa-apa… Anda tidak salah, saya yang salah… Saya minta maaf karena tadi saya tertidur dan saya tidak pakai seatbelt… Saya yang salah, saya minta maaf… Maaf sudah membuat anda panik…”
“Ingin rasanya saya menangis… Belum sempat saya meminta maaf, malah Bapak yang duluan minta maaf… Sesak rasanya dada saya dipenuhi rasa kagum dan syukur mengetahui kebesaran jiwa majikan saya yang satu ini.
Tidak heran sampai dini hari ini ada puluhan “bawahannya” yang setia menanti kedatangan Bapak sampai jam 1 pagi hanya untuk memperlihatkan secara langsung hasil kerja mereka kepada Bapak.
Tidak heran jutaan orang mengelu-elukan dan meneriakan dukungan kepada Bapak kemanapun Bapak berkunjung.”
(Zaenudin, Supir Pribadi )
Source : http://dahlanis.com